Gentle Parenting dan Dampaknya pada Perkembangan Anak di Tahun 2026

Alicha Arkadewi

Lifestyle

Gentle parenting semakin populer di kalangan orang tua muda sebagai pendekatan dalam mendidik anak dengan penuh empati dan komunikasi terbuka.

Orang tua yang menerapkan gaya ini biasanya menunjukkan empat ciri kepribadian utama seperti sabar, pengertian, konsisten, dan terbuka terhadap perasaan anak.

Meski berniat baik, tidak semua ucapan dari orang tua mendukung kemandirian anak, bahkan beberapa kalimat yang sering diucapkan justru bisa membuat anak kurang disiplin.

Contohnya adalah kalimat seperti ‘Nanti saja deh’ atau ‘Ibu bantu ya’, yang meskipun terdengar menenangkan, bisa menghambat anak belajar menyelesaikan masalah sendiri.

Selain pola asuh, ruang bagi ibu untuk saling berbagi pengalaman juga penting, seperti yang ditawarkan dalam acara Bundafest 2025 yang akan kembali hadir dengan berbagai aktivitas seru dan edukatif.

Bundafest 2025 menjadi wadah bagi para ibu muda untuk belajar, bertemu komunitas, serta mendapatkan insight langsung dari pakar parenting dan kesehatan mental.

Salah satu keterampilan penting dalam membangun hubungan dengan anak adalah kemampuan membuat mereka merasa aman untuk bercerita tanpa rasa takut dimarahi atau dihakimi.

Ibu muda disarankan menciptakan rutinitas ngobrol santai, mendengarkan tanpa menyela, dan memberi respons yang empatik agar anak terbuka secara emosional.

Di sisi lain, teknologi seperti TikTok juga turut memengaruhi cara orang tua dan anak berinteraksi, terutama melalui fitur live streaming yang kini dirancang lebih interaktif.

Fitur baru di TikTok memungkinkan penonton berpartisipasi lewat polling, komentar langsung, dan efek real-time yang meningkatkan keterlibatan selama siaran langsung.

Fenomena mengingat wajah tetapi lupa nama juga menjadi topik menarik, karena ternyata ini bisa menjadi tanda kecerdasan tinggi, khususnya dalam aspek memori sosial dan persepsi visual.

Sekitar tujuh kepribadian unik teridentifikasi pada orang-orang yang punya kemampuan ini, termasuk memiliki perhatian tinggi terhadap ekspresi wajah dan detail nonverbal.

Di tengah upaya menerapkan pola asuh positif, penting juga untuk menyadari bahwa tiga kebiasaan kecil orang tua justru bisa menimbulkan luka batin pada anak secara perlahan.

Kebiasaan seperti membandingkan anak dengan saudara atau temannya, sering mengkritik tanpa memberi solusi, dan menyepelekan perasaan anak dapat membekas hingga masa dewasa.

Pola asuh yang sehat bukan hanya soal kasih sayang, tetapi juga kesadaran akan dampak kata dan tindakan terhadap perkembangan emosional anak.

Memasuki tahun 2026, tren parenting diprediksi semakin berfokus pada keseimbangan antara kedisiplinan, empati, dan pemberdayaan anak sebagai individu utuh.

[addtoany]

Artikel Terkini

Bank Jakarta dan PT SMI Kucurkan Rp2,11 Triliun untuk Infrastruktur Jakarta

Alicha Arkadewi

Bank Jakarta bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI mengucurkan pembiayaan sindikasi sebesar Rp2,11 triliun untuk mendukung pembangunan ...

UGM Pertimbangkan Langkah Hukum Dampingi 5 Mahasiswa Korban Kekerasan Saat Demo

Alicha Arkadewi

Universitas Gadjah Mada (UGM) mempertimbangkan langkah hukum untuk mengawal lima mahasiswanya yang diduga menjadi korban kekerasan saat mengikuti demonstrasi di ...

Muhammadiyah Minta Polisi Tak Tebang Pilih Usut Dugaan Kekerasan Ormas

Alicha Arkadewi

Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan, meminta kepolisian tidak tebang pilih ...

Gus Ipul Tekankan 3 Tugas Kepala Sekolah Rakyat: Pengawasan, Kepatuhan, dan Kolaborasi

Alicha Arkadewi

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menekankan tiga tugas utama yang harus menjadi perhatian Kepala Sekolah Rakyat sebagai pemimpin ...

BGN Usulkan Kepala SPPG Kalitengah Sidoarjo Dicopot Usai Insiden Keracunan MBG

Alicha Arkadewi

Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil tindakan tegas terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah Tanggulangin Sidoarjo, menyusul insiden keamanan pangan ...

DPRD Surabaya Usulkan Pemkot Beri Insentif ke 6.600 Petugas Kebersihan

Alicha Arkadewi

Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Herlina Harsono Njoto, mengusulkan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan insentif kepada sekitar 6.600 petugas ...

https://cuths.com/societies/big-band/ https://ceria158link.pages.dev/ https://cooleyscomfort.com/about-us/ https://cooleyscomfort.com/services/ https://cooleyscomfort.com/qualifications/ https://cooleyscomfort.com/mesa/ https://cooleyscomfort.com/reviews/ https://cooleyscomfort.com/join-our-team/ https://cooleyscomfort.com/special-offers/ https://cooleyscomfort.com/financing/ https://cooleyscomfort.com/memberships/ https://cooleyscomfort.com/videos/ https://cooleyscomfort.com/referral-program/ https://cooleyscomfort.com/contact-us/ https://cooleyscomfort.com/service-area/ https://parkridgepaintingservice.com/ https://anvatace.com/tong-quan-ve-doanh-nghiep/ https://anvatace.com/gioi-thieu-chung/ https://anvatace.com/shop/ https://anvatace.com/trang-chu/ https://anvatace.com/lien-he/ https://anvatace.com/gioi-thieu/