Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Ketua Umum Partai Buruh, Said Iqbal, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6) sore.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat. Presiden Prabowo memimpin langsung pengucapan sumpah jabatan yang kemudian diikuti oleh Said Iqbal di bawah kitab suci sebagai tanda resmi dimulainya tugas barunya di lingkungan pemerintahan.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga melantik Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Nanik menggantikan Dadan Hindayana yang sebelumnya tidak lagi menjabat sebagai pimpinan lembaga tersebut.
Selain itu, Prabowo turut menunjuk Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru. Keduanya menggantikan Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya.
Mayjen TNI Trenggono disebut telah memasuki masa pensiun dari dinas militer untuk mengemban tugas barunya di Badan Gizi Nasional.
Profil Singkat Said Iqbal
Said Iqbal dikenal sebagai salah satu tokoh buruh paling berpengaruh di Indonesia. Ia merupakan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Ketua Umum Partai Buruh yang aktif memperjuangkan berbagai isu ketenagakerjaan, termasuk kenaikan upah minimum, perlindungan pekerja, jaminan sosial, hingga hak-hak buruh di berbagai sektor.
Selama bertahun-tahun, Said Iqbal kerap menjadi representasi suara pekerja dalam berbagai dialog dengan pemerintah maupun dunia usaha. Ia juga dikenal aktif memimpin aksi-aksi buruh nasional untuk menyuarakan aspirasi pekerja.
Penunjukannya sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan kalangan pekerja dalam merumuskan kebijakan ketenagakerjaan yang lebih berpihak pada kesejahteraan buruh dan pembangunan ekonomi nasional.













