Wagub Rano Karno Optimis Program Pembiayaan Bank Jakarta Perkuat Ekonomi Pedagang Pasar

Alicha Arkadewi

News

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menghadiri dan menyaksikan penandatanganan Akad Kredit Massal Bank Jakarta bagi 100 orang pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Jalan Raya Bogor, Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur. Pembiayaan menggunakan program kredit usaha rakyat (KUR) dan Non-KUR bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dengan plafon pinjaman hingga Rp500 juta.

“Hari ini kita memperluas akses pembiayaan bagi pedagang pasar induk di Kramat Jati ini. Ini penting sekali, karena pedagang membutuhkan kepastian modal kerja untuk menjaga keberlangsungan usaha,” ujar Rano (1/9).

Lalu Rano optimistis dukungan dana permodalan ini akan meningkatkatkan kapasitas para pelaku UMKM di Pasar Induk Kramat Jati, sehingga nantinya mereka bisa mengembangkan usaha dan meningkatkan taraf kesejahteraan. Karena itu, Ia sangat mengapresiasi kolaborasi Bank Jakarta dengan Perumda Pasar Jaya yang dinialinya konkret mendukung UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Dijelaskan Rano, selain 100 orang yang melakukan akad kredit massal hari ini, dari total lebih 5.000 pelaku usaha yang ada di Pasar Induk Kramat Jati, Bank Jakarta telah menyalurkan program pembiayaan bagi 167 pedagang dengan besaran nominal mencapai sekitar Rp 48 miliar. Ia berharap, kegiatan akad kredit massal yang dilaksanakan ini bakal menarik minat lebih banyak pedagang di Pasar Kramat Jati untuk mengikuti program pembiayaan bagi UMKM dari Bank Jakarta.

Meski demikian, Rano mengingatkan akses pembiayaan formal juga harus diikuti dengan literasi keuangan. Upaya ini ditegaskan Rano penting agar pelaku UMKM mampu menerapkan manajemen keungan yang sehat sehingga usahanya bisa terus berkembang.

“Pasti akan ada dialog antara pihak bank dengan pedagang untuk saling membantu manajemen agar usaha lebih berkembang. Mudah-mudahan program ini bisa kita kembangkan di pasar-pasar yang lain,” tegasnya.

Membangun Akses Keuangan

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo mengatakan, program tersebut bukan sekadar kegiatan penyaluran kredit, tetapi merupakan bagian dari upaya Bank Jakarta membangun akses keuangan yang semakin luas bagi pelaku usaha mikro agar dapat berkembang dan naik kelas. Kepada pedagang, Agus mengaku memberikan dukungan permodalan melalui program KUR mauoun non KUR.

“Kami tidak ingin pedagang yang sibuk mencari bank. Bank Jakarta yang harus semakin dekat dan hadir di tengah-tengah pedagang,” katanya.

Dijelaskan Agus, bagi pedagang yang ingin mengakses permodalan pihaknya menyiapkan program pembiayaan melalui KUR ataupun Non KUR. Bagi program KUR, Agus menjelaksan tidak memerlukan jaminan dengan plafon pinjaman hinga Rp 100 juta.

Sedangkan bagi program Non KUR, pedagang bisa menjadikan lapak dagangannya menjadi jaminan. Bagi pedagang yang mengakses program Non KUR bisa mendapat plafon pinjaman hingga Rp 500 juta dengan bunga sekitar 10 persen pertahun.

“Bagi Bank Jakarta, keberhasilan bukan diukur dari seberapa besar kredit yang disalurkan. Keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika pembiayaan membuat usaha pedagang berkembang, omzet bertambah, lapangan kerja tercipta dan semakin banyak UMKM Jakarta naik kelas,” tandasnya.

[addtoany]

Artikel Terkini

Bank Jakarta dan PT SMI Kucurkan Rp2,11 Triliun untuk Infrastruktur Jakarta

Alicha Arkadewi

Bank Jakarta bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI mengucurkan pembiayaan sindikasi sebesar Rp2,11 triliun untuk mendukung pembangunan ...

UGM Pertimbangkan Langkah Hukum Dampingi 5 Mahasiswa Korban Kekerasan Saat Demo

Alicha Arkadewi

Universitas Gadjah Mada (UGM) mempertimbangkan langkah hukum untuk mengawal lima mahasiswanya yang diduga menjadi korban kekerasan saat mengikuti demonstrasi di ...

Muhammadiyah Minta Polisi Tak Tebang Pilih Usut Dugaan Kekerasan Ormas

Alicha Arkadewi

Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan, meminta kepolisian tidak tebang pilih ...

Gus Ipul Tekankan 3 Tugas Kepala Sekolah Rakyat: Pengawasan, Kepatuhan, dan Kolaborasi

Alicha Arkadewi

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menekankan tiga tugas utama yang harus menjadi perhatian Kepala Sekolah Rakyat sebagai pemimpin ...

BGN Usulkan Kepala SPPG Kalitengah Sidoarjo Dicopot Usai Insiden Keracunan MBG

Alicha Arkadewi

Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil tindakan tegas terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah Tanggulangin Sidoarjo, menyusul insiden keamanan pangan ...

DPRD Surabaya Usulkan Pemkot Beri Insentif ke 6.600 Petugas Kebersihan

Alicha Arkadewi

Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Herlina Harsono Njoto, mengusulkan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan insentif kepada sekitar 6.600 petugas ...

https://cuths.com/societies/big-band/ https://ceria158link.pages.dev/ https://cooleyscomfort.com/about-us/ https://cooleyscomfort.com/services/ https://cooleyscomfort.com/qualifications/ https://cooleyscomfort.com/mesa/ https://cooleyscomfort.com/reviews/ https://cooleyscomfort.com/join-our-team/ https://cooleyscomfort.com/special-offers/ https://cooleyscomfort.com/financing/ https://cooleyscomfort.com/memberships/ https://cooleyscomfort.com/videos/ https://cooleyscomfort.com/referral-program/ https://cooleyscomfort.com/contact-us/ https://cooleyscomfort.com/service-area/ https://parkridgepaintingservice.com/ https://anvatace.com/tong-quan-ve-doanh-nghiep/ https://anvatace.com/gioi-thieu-chung/ https://anvatace.com/shop/ https://anvatace.com/trang-chu/ https://anvatace.com/lien-he/ https://anvatace.com/gioi-thieu/