Sebuah video yang viral di media sosial memicu perhatian publik setelah memperlihatkan paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga berada dalam kondisi tidak layak konsumsi.
Dalam video yang beredar tersebut, paket makanan yang telah diantarkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terlihat masih berada di dalam wadah ompreng dan diletakkan di area sekolah.
Dugaan muncul bahwa makanan tersebut merupakan sisa distribusi sebelumnya dan sudah dalam kondisi basi saat ditemukan di lokasi.
Informasi ini pertama kali ramai diperbincangkan setelah diunggah oleh akun Threads @maulanamaulana1108 pada Senin, 27 April 2026.
Berdasarkan keterangan dalam unggahan tersebut, pihak sekolah melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum makanan diberikan kepada para siswa.
Langkah pengecekan itu dilakukan oleh guru setelah muncul kecurigaan terhadap kualitas makanan yang diterima pada hari tersebut.
Pihak pengunggah menyatakan rasa syukurnya karena pihak sekolah di SDN Benda 1 melakukan kontrol ketat sebelum makanan sampai ke tangan anak-anak.
Unggahan itu juga menyebut bahwa makanan yang ditemukan diduga merupakan sisa dari distribusi pada hari Jumat sebelumnya yang terbawa kembali akibat kelalaian pekerja.
Kejadian ini langsung memicu reaksi keras dari warganet yang menyoroti pentingnya pengawasan distribusi program Makanan Bergizi Gratis tersebut.













