Liputan6.com, Jakarta – Artikel mengenai kode redeem Neverness to Everness (NTE) yang baru diluncurkan secara global menjadi sorotan utama pembaca kanal Tekno pada Rabu (29/4/2026).
Game NTE resmi dirilis secara global pada 29 April 2026, menandai puncak antisipasi sejak pertama kali diumumkan pada Juli 2024 oleh Hotta Studio dan diterbitkan oleh Perfect World Games.
Pemain kini dapat mengunduh dan memainkan Neverness to Everness di berbagai platform, termasuk PlayStation 5, perangkat Android, iOS, serta PC dengan sistem operasi Windows maupun macOS.
Bersamaan dengan peluncuran global, banyak gamer mulai mencari kode redeem NTE untuk mendapatkan hadiah gratis yang tersedia secara terbatas.
Selain isu game, berita terkait langkah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam proses lelang frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz juga mendapat perhatian luas.
Komdigi telah memasuki tahap pengambilan akun dan dokumen seleksi oleh para penyelenggara telekomunikasi untuk pita frekuensi tersebut.
Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Komdigi, Wayan Toni Supriyanto, memastikan bahwa skema lelang tetap menggunakan pendekatan seleksi atau beauty contest seperti sebelumnya.
Menurut Wayan, mekanisme ini bertujuan untuk memilih operator seluler dengan komitmen dan penawaran terbaik dalam pemanfaatan frekuensi.
Pengumuman pemenang lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz dijadwalkan pada Juli 2026.
Topik lain yang menjadi sorotan adalah temuan riset Forrester yang menyatakan bahwa kebijakan reset password secara berkala justru tidak seaman yang diperkirakan.
Setiap permintaan reset password diketahui menelan biaya sekitar USD 70 atau setara Rp 1,2 juta per kasus bagi perusahaan.
Beban finansial ini ditambah dengan tingginya keterlibatan helpdesk secara manual membuat proses tersebut rentan dimanfaatkan peretas.
Meskipun banyak organisasi telah menerapkan sistem Self-Service Password Reset (SSPR), intervensi manual masih sering diperlukan.
Oleh karena itu, praktik reset password rutin mulai dipertanyakan efektivitasnya dalam meningkatkan keamanan siber.
Ketiga isu teknologi ini menjadi bagian dari rangkuman Top 3 Tekno yang paling banyak dibaca pada 29 April 2026.













