Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 yang jatuh pada Jumat mendatang, Polres Cimahi mulai mengambil langkah antisipatif.
Pihak kepolisian memperkuat koordinasi dengan sejumlah serikat pekerja dan buruh di wilayah Cimahi serta Kabupaten Bandung Barat.
Koordinasi ini dimaksudkan untuk memastikan kelancaran dan ketertiban selama pelaksanaan aksi May Day Fiesta yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta.
Kapolres Cimahi AKBP Niko N Adi Putra menegaskan komitmen Polri dalam mengawal aspirasi para buruh dengan tetap menjaga situasi yang kondusif.
Ia menyampaikan bahwa pertemuan hari ini merupakan bentuk dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan May Day Fiesta di Monas.
Niko menjamin pengawalan akan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses keberangkatan hingga peserta kembali ke daerah asal masing-masing.
Sebanyak 15 elemen serikat pekerja dan buruh hadir dalam pertemuan tersebut, terdiri atas 6 perwakilan dari Cimahi dan 9 dari Kabupaten Bandung Barat.
Seluruh perwakilan yang hadir menyatakan kesepakatan untuk bersama-sama menjaga kondusivitas selama perjalanan dan saat aksi berlangsung di Jakarta.
Rencana keberangkatan peserta May Day Fiesta akan dilakukan secara bertahap, mulai dari tengah malam hingga dini hari.
Pembagian waktu keberangkatan ini dimaksudkan untuk menghindari penumpukan kendaraan dan memastikan arus lalu lintas tetap lancar.
Niko menjelaskan bahwa dalam pengamanan May Day 2026, Polres Cimahi menerapkan dua prinsip utama, yaitu Zero Konflik dan Zero Insiden.
Pihaknya menekankan tidak ingin terjadi kecelakaan maupun konflik selama perjalanan, di lokasi aksi, maupun saat kepulangan peserta ke daerah asal.













