Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat masih melakukan kajian terhadap penerapan teknologi pirolisis untuk mengolah sampah menjadi produk bernilai ekonomi.
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah menyatakan bahwa proses tersebut saat ini masih berada dalam tahap kajian dan diskusi intensif.
Iin menjelaskan bahwa penerapan teknologi ini membutuhkan banyak instrumen serta koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup sebagai instansi yang memimpin penanganan sampah.
Menurutnya, kajian komprehensif diperlukan agar implementasi teknologi tidak melanggar ketentuan lingkungan maupun peraturan yang berlaku.
Ia menekankan pentingnya komunikasi yang jelas dan transparan, didukung dokumen, bukti, dan instrumen yang sah secara formal.
Kajian juga bertujuan untuk memastikan program pengolahan sampah melalui pirolisis memberikan dampak manfaat yang nyata bagi masyarakat.
Iin menyampaikan bahwa keberlanjutan program harus berorientasi pada kepentingan publik dan efektivitas penanganan sampah.
Prinsip pendanaan kreatif sedang dipertimbangkan, termasuk melalui kerja sama dengan sektor swasta.
Langkah ini diambil untuk mengurangi ketergantungan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sehingga tidak memberatkan keuangan daerah.













