Vivo secara diam-diam memperkenalkan Vivo Y6 5G di pasar Tiongkok sebagai bagian dari penguatan lini Y-Series mereka.
Perangkat ini menawarkan nilai jual utama berupa daya tahan baterai ekstrem, durabilitas tinggi, dan performa stabil untuk penggunaan harian.
Kapasitas baterai mencapai 7.200 mAh, menjadikannya salah satu ponsel kelas menengah dengan daya tahan paling awet di pasaran.
Dengan kapasitas tersebut, perangkat diklaim mampu bertahan jauh melampaui satu hari pemakaian normal.
Untuk mendukung baterai besar itu, Vivo menyematkan teknologi pengisian cepat 44W FlashCharge.
Sistem pengisian ini membantu mempercepat waktu pengisian ulang meskipun kapasitas baterai sangat besar.
Dari segi ketahanan, Vivo Y6 5G mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69, yang jarang ditemukan di kelas harganya.
Sertifikasi tersebut menunjukkan bahwa ponsel tahan terhadap debu, rendaman air, serta semprotan air bertekanan tinggi.
Layar yang digunakan berukuran 6,57 inci dengan panel LCD dan refresh rate 120Hz.
Meski resolusinya HD+ (1570 x 720 piksel), layar mampu mencapai kecerahan puncak hingga 1.200 nits.
Tingkat kecerahan tersebut memastikan layar tetap terbaca dengan baik bahkan saat digunakan di bawah sinar matahari langsung.
Di sektor dapur pacu, ponsel ditenagai chipset Snapdragon 4 Gen 2 proses manufaktur 4nm dari Qualcomm.
Pemilihan resolusi layar HD+ diyakini menjadi strategi Vivo untuk mengurangi beban GPU Adreno 613.
Dengan pendekatan ini, navigasi dan transisi antar layar tetap terasa mulus meski tidak menggunakan resolusi lebih tinggi.
Fisik ponsel memiliki ketebalan 8,39mm dan bobot 219 gram.
Berat tersebut terasa cukup signifikan di genggaman, yang merupakan konsekuensi dari baterai besar yang tertanam.
Di bagian belakang, terdapat kamera utama 50MP dan kamera depan 8MP untuk swafoto.
Modul kameranya dilengkapi fitur unik bernama ‘Breathing Light’, yaitu lampu indikator notifikasi yang juga berfungsi sebagai elemen desain estetika.
Vivo Y6 5G hadir dengan sistem operasi OriginOS 6 berbasis Android 16.
Fitur lain yang disediakan termasuk sensor sidik jari di samping bodi dan IR blaster untuk fungsi remote control elektronik rumah tangga.
Saat ini, ponsel baru tersedia di pasar domestik Tiongkok.
Belum ada informasi resmi mengenai peluncuran global atau ketersediaan di Indonesia.
Harga varian 8GB/128GB ditetapkan sebesar CNY 1.799 atau sekitar Rp 4,5 juta.
Versi 8GB/256GB dibanderol CNY 1.999 atau sekitar Rp 5 juta.
Sementara varian tertinggi 12GB/256GB dijual seharga CNY 2.199 setara Rp 5,5 juta.













